UNAIC Gelar Pelatihan Manajemen Risiko dan Patient Safety

HUMAS PRESS UNAIC – Universitas Al Irsyad Cilacap (UNAIC) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, profesional, dan berorientasi pada mutu. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko dan Patient Safety yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Al Irsyad Cilacap (UNAIC) berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan UNAIC. Kegiatan ini melibatkan seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran bersama yang tidak hanya menekankan pentingnya kualitas layanan, tetapi juga kesadaran kolektif terhadap pengelolaan risiko serta keselamatan dalam aktivitas akademik dan pelayanan kesehatan. Kehadiran berbagai unsur sivitas akademika menunjukkan bahwa penguatan budaya keselamatan merupakan tanggung jawab bersama di lingkungan universitas.

Acara dibuka secara resmi melalui sambutan Rektor Universitas Al Irsyad Cilacap, Sarwa, AMK., S.Pd., M.Kes., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, apt. Mika Tri Kumala Swandari, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, Mika Tri Kumala Swandari menegaskan bahwa pengelolaan risiko dan keselamatan pasien bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari budaya akademik yang harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh elemen kampus.

Ia juga menekankan bahwa universitas yang memiliki program studi di bidang kesehatan memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pembelajaran, praktik, maupun pelayanan dilaksanakan dengan standar keselamatan yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin muncul di lingkungan pendidikan maupun pelayanan Kesehatan, ujar Mika Tri Kumala Swandari.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Materi pertama disampaikan oleh Suko Pranowo, M.Kep., Ns., yang mengulas secara komprehensif mengenai manajemen risiko. Dalam paparannya, Suko Pranowo menjelaskan bahwa manajemen risiko merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan potensi risiko yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan maupun keselamatan kerja. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya sadar risiko agar setiap individu mampu mengenali potensi masalah sejak dini serta mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Materi kedua disampaikan oleh Yogi Andhi Lestari, S.SiT., M.Keb., yang membahas penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Universitas Al Irsyad Cilacap. Dalam penjelasannya, Yogi Andhi Lestari menyoroti bahwa implementasi K3 bukan hanya berlaku di fasilitas kesehatan, tetapi juga di lingkungan kampus secara luas. Pengelolaan ruang kerja, laboratorium, serta aktivitas pembelajaran harus memperhatikan standar keselamatan agar tercipta lingkungan belajar yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Dr. Johariah, M.Keb., menyampaikan materi mengenai patient safety atau keselamatan pasien. Johariah menjelaskan bahwa keselamatan pasien merupakan prinsip fundamental dalam pelayanan kesehatan yang bertujuan meminimalkan risiko kesalahan medis maupun kejadian yang tidak diharapkan. Melalui pendekatan sistem yang terintegrasi, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada kualitas.

Pelatihan ini tidak hanya menghadirkan paparan materi, tetapi juga ruang dialog yang hangat dan reflektif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan. Melalui kegiatan ini, Universitas Al Irsyad Cilacap berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya manajemen risiko, keselamatan kerja, dan keselamatan pasien. Dengan pemahaman yang kuat serta komitmen kolektif dari seluruh sivitas akademika, budaya keselamatan di lingkungan universitas diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian integral dari proses pendidikan serta pelayanan kesehatan yang berkualitas.**Asharryadi Noegroho

#LJM #FIKES #UNAIC #HUMAS PRESS UNAIC

Related Posts

Recent Articles

Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) & Perawat Klinik An Nur
28/04/2026
Bagian Kantor Urusan Kerjasama DLN UNAIC Perkuat Dukungan dalam Asesmen Lapangan Akreditasi S1 Farmasi dan Profesi Apoteker
22/04/2026
LPPM UNAIC Perkuat Integrasi Riset dan Pengabdian dalam Asesmen Lapangan Akreditasi Farmasi & Profesi Apoteker
21/04/2026
RS Awal Bros Botania Batam: Open Recruitment
21/04/2026
S1 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker UNAIC Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi oleh LAM-PTKes
20/04/2026
PENGUMUMAN: Jadwal Uji Kompetensi Resertifikasi Bagi Perawat yang Tidak Bekerja Lebih dari 5 Tahun dan Retaker Lulusan Tahun 2013-2020
15/04/2026
Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)
15/04/2026
Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) – Apotek Surya Medika
13/04/2026
Lowongan Kerja: Asisten Apoteker Staff – Erha Ultimate Purwokerto
13/04/2026
Kolaborasi Strategis UNAIC dan UNIGA dalam mencetak Pengusaha Handal Milenial
13/04/2026
EnglishIndonesia