Ini Beda Dosen Kampus Indonesia dengan Luar Negeri

JAKARTA – Kuliah di luar negeri tak sekadar mendapat pendidikan yang berkualitas. Lebih dari itu, seorang dosen lulusan Monash University Australia, Novi Rahayu Restuningrum, mengungkapkan bahwa mengenyam pendidikan di kampus luar negeri sama artinya dengan mengenal dunia global. Novi mengungkapkan, memiliki koneksi secara internasional hanya bisa didapatkan dengan kuliah di luar negeri. Bahkan, dia bisa bertemu dengan ahli-ahli kelas dunia ketika menempuh program doktor di sana.

“Dan yang paling penting tahu suasana akademis di luar negeri. Di sana itu dosen atau supervisor sangat membimbing kita. Kalau salah tidak apa-apa,” ujarnya dalam media briefing di hotel kawasan Thamrin, Jakarta, baru-baru ini. Novi menceritakan, pengalamannya kuliah di kampus Indonesia adalah takut saat akan diuji oleh dosen. Hal ini lantaran beberapa dosen identik akan mencari kesalahan atau kelemahan dari karya mahasiswanya tersebut.

“Sampai ada istilah takut ‘dibantai’ sama dosen. Sehingga saat kuliah di Monash University itu terbawa. Tetapi ternyata di sana berbeda. Mahasiswa seperti diajak ngobrol, bukan seperti sedang diuji,” tuturnya. Supervisor dan dosen, ucap Novi, pertama-tama akan mengapresiasi hasil karya mahasiswanya terlebih dahulu. Kemudian, mereka membimbing dalam bentuk masukan. Namun, mahasiswa tetap diminta untuk berpikir sebelum merevisi.

“Bimbingannya itu mahasiswa disuruh membandingkan bagaimana kalau memakai cara A atau B. Sehingga mereka tidak mengkritik, tetapi mengajak kita diskusi untuk mencapai hasil terbaik,” paparnya.

Dosen bahasa Inggris itu menambahkan, kesantunan akademis yang ada di luar negeri memberinya banyak pelajaran. Sebab, hal-hal yang dialami dalam lingkungan akademis selama studi di luar negeri bisa dibawa ketika pulang ke Indonesia. “Ternyata hal-hal yang dialami di akademis itu berdampak besar. Bahwa diuji bukan berarti ‘dibantai’, tetapi pekerjaan kita tetap diapresiasi. Kemudian diberi arahan sambil diajak berpikir lagi,” tukasnya. (ira)

Source: http://news.okezone.com/

Related Posts

Recent Articles

Prodi Bisnis Digital FEB UNAIC Gelar Pelatihan Bisnis Digital untuk Persiapan FIKSI 2026
13/01/2026
UNAIC Mengadakan Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek 2026 Bersama Guru Besar Unsoed
08/01/2026
Sinergi Berkelanjutan LPPM Universitas Al-Irsyad Cilacap dan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Teken MoA
07/01/2026
Lowongan Kerja Fisioterapis – RS Annisa Cikarang
07/01/2026
Lowongan Perawat Wanita – Dr. Sulaiman Al Habib Medical Group
07/01/2026
Lowongan Terapis Profesional – Penempatan Brunei Darussalam
07/01/2026
BAPPEDA Kabupaten Cilacap dan Universitas Al-Irsyad Cilacap Gelar Pendampingan HKI bagi Inovator dan Produk Indikasi Geografis Daerah
05/01/2026
UNAIC Gelar Seminar Nasional UNNESCO 3rd, Angkat Inovasi dan Daya Saing Potensi Lokal
05/01/2026
Pemberitahuan Cuti Bersama Natal 2025
13/12/2025
Sosialisasi Peluang Kerja ke Arab Saudi: Kesempatan Menjadi Perawat Profesional
13/12/2025
EnglishIndonesia