GERAKAN PREVENTIF DIABETES: PEMBERDAYAAN KADER DAN PELATIHAN FOOT CARE MANDIRI DI CILACAP

Cilacap – Dalam upaya mendukung pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya diabetes melitus, LPPM Universitas Al-Irsyad Cilacap di bawah kepemimpinan Kepala LPPM, Susanti, M.Keb, melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan komplikasi luka kaki diabetes di wilayah Kota Cilacap.

Program pertama bertajuk “Pemberdayaan Kader dan Keluarga dalam Pemeliharaan Kaki Diabetes di Wilayah Kelurahan Tambakreja.” Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Tambakreja dengan melibatkan kader kesehatan dan keluarga sebagai garda terdepan dalam pemantauan dan perawatan penderita diabetes.

Tim pengabdian yang terlibat terdiri atas Engkartini, Bejo Danang Saputra, Lia Febriani, Nadiatus Solihah, dan Aprilliana Putri. Melalui program ini, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya perawatan kaki pada penyandang diabetes, teknik pemeriksaan kaki secara mandiri, serta langkah pencegahan terjadinya luka dan infeksi yang berisiko menyebabkan komplikasi serius.

Demonstrasi perawatan kaki diabetes di Kelurahan Tambakreja.

Susanti, M.Keb menyampaikan bahwa pemberdayaan kader dan keluarga merupakan strategi efektif dalam pencegahan komplikasi diabetes. “Perawatan kaki yang dilakukan secara rutin dan benar dapat mencegah terjadinya luka kronis hingga risiko amputasi. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam pengendalian PTM berbasis masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, program kedua dilaksanakan melalui tema “Penerapan Keterampilan ‘Foot Care Mandiri’ Penyandang DM Tipe 2 sebagai Preventif Luka Kaki pada Kelompok Prolanis di Fasilitas Kesehatan Primer.” Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Cilacap Selatan 1 dengan sasaran kelompok Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis).

Tim pelaksana yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Sodikin, Bejo Danang Saputra, Mufarikhan Aziz, Liliek Nur Azizah, dan Wisnu Dheandra Ramadhan. Program ini menekankan pada pelatihan keterampilan foot care mandiri bagi penyandang DM tipe 2, sehingga peserta mampu melakukan perawatan kaki secara tepat di rumah sebagai langkah preventif terhadap luka diabetes.

Peserta Pengabdian “ Foot care Mandiri” Prolanis Pusk Cilacap selatan 1

Melalui pendekatan praktik langsung dan demonstrasi teknik perawatan kaki, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih aplikatif. Antusiasme peserta Prolanis terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi pelatihan dan diskusi.

Kedua program ini menjadi wujud nyata komitmen LPPM Universitas Al-Irsyad Cilacap dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan sinergi antara akademisi, tenaga kesehatan, kader, dan keluarga, diharapkan upaya pencegahan komplikasi diabetes dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga mampu menekan angka kejadian luka kaki diabetes serta meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes di wilayah Cilacap.(ind)

Related Posts

Recent Articles

Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) & Perawat Klinik An Nur
28/04/2026
Bagian Kantor Urusan Kerjasama DLN UNAIC Perkuat Dukungan dalam Asesmen Lapangan Akreditasi S1 Farmasi dan Profesi Apoteker
22/04/2026
LPPM UNAIC Perkuat Integrasi Riset dan Pengabdian dalam Asesmen Lapangan Akreditasi Farmasi & Profesi Apoteker
21/04/2026
RS Awal Bros Botania Batam: Open Recruitment
21/04/2026
S1 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker UNAIC Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi oleh LAM-PTKes
20/04/2026
PENGUMUMAN: Jadwal Uji Kompetensi Resertifikasi Bagi Perawat yang Tidak Bekerja Lebih dari 5 Tahun dan Retaker Lulusan Tahun 2013-2020
15/04/2026
Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)
15/04/2026
Lowongan Kerja: Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) – Apotek Surya Medika
13/04/2026
Lowongan Kerja: Asisten Apoteker Staff – Erha Ultimate Purwokerto
13/04/2026
Kolaborasi Strategis UNAIC dan UNIGA dalam mencetak Pengusaha Handal Milenial
13/04/2026
EnglishIndonesia