Partisipasi MAPASA UNAIC Menjadi Relawan Bersama Tim Gabungan Mapala Banyumas Raya Tanggap Bencana di Gunung Malang
Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Al-Irsyad Cilacap (MAPASA) bersama relawan gabungan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Banyumas Raya dalam merespons bencana alam yang melanda Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan selama enam hari, mulai 30 Januari 2026 hingga 4 Februari 2026.
Sejak hari pertama pelaksanaan, para relawan langsung bergerak melakukan asesmen kondisi lapangan dan mendata kebutuhan mendesak warga terdampak. Cuaca yang masih kurang bersahabat tidak menyurutkan semangat tim untuk menjangkau titik-titik terdampak dan memastikan keselamatan masyarakat.
Tim gabungan Mapala se-Banyumas Raya fokus pada beberapa kegiatan utama, di antaranya:
• Distribusi bantuan logistik
• Pendataan korban terdampak
• Pembersihan area terdampak
• Dukungan moral dan pendampingan warga
Salah satu relawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat. “Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat kebersamaan agar warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Bencana alam yang terjadi sebelumnya mengakibatkan terganggunya aktivitas warga serta kerusakan di sejumlah titik. Sebagian warga harus membatasi aktivitas harian demi keselamatan dan pemulihan kondisi lingkungan. Kolaborasi lintas organisasi Mapala di wilayah Banyumas Raya menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dengan pembagian tugas yang terstruktur dan koordinasi yang solid, proses penanganan berjalan lebih efektif dan terarah. Warga Dusun Gunung Malang menyambut baik kehadiran para relawan. Bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu, terutama dalam masa-masa awal pascabencana yang membutuhkan respons cepat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk aksi kemanusiaan, tetapi juga mempererat solidaritas antarorganisasi mahasiswa pecinta alam dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.














